Pendaftaran Seminar Proposal Prodi Sastra Indonesia Bulan Desember 2022
Silakan mengisi tautan berikut ini untuk pendaftaran Seminar Proposal Prodi Sastra Indonesia Bulan Desember 2022
Silakan mengisi tautan berikut ini untuk pendaftaran Seminar Proposal Prodi Sastra Indonesia Bulan Desember 2022
Program Studi Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (Prodi Sasindo UAD) mengadakan latihan presentasi abstrak Mawapres (Mahasiswa Berprestasi) via Zoom Meeting pada Senin (27/11/2022).
Irwan Suswandi, M.Hum., selaku pendamping Mawapres Sasindo menjelaskan kegiatan ini menjadi salah satu persiapan untuk mahasiswa Sasindo yang maju ke tingkat fakultas. Menurutnya, latihan ini bisa melatih mahasiswa agar lebih percaya diri serta terbiasa mendapatkan pertanyaan dadakan dari dewan juri.
“Jadi setidaknya ini bisa menjadi latihan atau persiapan kalian agar tidak kaget ketika bertemu dewan juri,” jelasnya setelah membuka acara latihan tersebut.
Selain itu, Ia juga menjelaskan terkait timeline dan beberapa tahapan yang akan dilewati oleh setiap seperta mawapres. Bahkan Irwan pun memberikan beberapa tips untuk mengatasi kemungkinan kendala yang akan didapat peserta, terutama pada saat sesi wawancara bersama dewan juri.
Kegiatan ini melibatkan empat peserta Mawapres Sasindo, yaitu Narendra Brahmantyo (2021), Irma Suratna W. (2020), Rovinka Salma (2020), dan Siska Fadhilatu (2020). Kemudian juga melibatkan beberapa dosen Sastra Indonesia, seperti Intan Rawit Sapanti, S.Pd, M.A., Tristanti Apriyani, S.S, M.Hum., Dra. Ani Yuliati, M.Hum., Nur Alifah Septiani, S.S., M.A., Laga Adhi Dharma, S.S. M.A., dan Angga Trio Sanjaya, S.Pd., M.Hum. Bahkan Irwan juga sengaja mengajak mahasiswa angkatan 2021 dan 2022 untuk berpastisipasi dalam kegiatan ini agar bisa dijadikan gambaran untuk mempersiapkan diri mendaftar mawapres di tahun yang akan datang.
“Dan untuk teman-teman dari angkatan 2021 dan 2022 saya ajak agar kalian punya gambaran. Jadi tahun depan seharusnya itu lebih siap lagi karena ada media atau wahana yang bisa kalian lihat seperti apa sebenarnya proses di dalam seleksi mawapres ini.”
Hampir tiga jam kegiatan ini berlangsung, mulai dari penyampaian abstrak peserta hingga sesi tanya jawab bersama dosen. Irwan menganggap topik-topik yang disampaikan mahasiswa cukup menarik untuk diperbincangkan.
“Targetnya sampe setengah sembilan, ternyata melebihi, berarti ide-ide dari mahasiswa ini sangat menarik ya untuk diperbincangkan.”
Di akhir acara, Irwan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan untuk menjatuhkan rasa percaya diri mahasiswa, tetapi justru sebaliknya. Tidak lupa Ia juga memberikan dukungan semangat serta doa untuk semua peserta Mawapres Sasindo.
“Kami (para Dosen Sasindo) doakan untuk keempat mahasiswa ini bisa maksimal,” pungkasnya. (RRI)

Program Studi Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi salah satu program studi yang tergabung dalam konsorsium (Asean Internasional Mobility Students) AIMS. Melalui konsorsium AIMS ini, prodi Sastra Indonesia dapat menjalin kerja sama dengan jurusan Indonesian and Malayan Studies, Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan. Salah satu bentuk kegiatan kerjasama yang telah dilaksanakan kedua program studi adalah pertukaran mahasiswa baik inbound exchange maupun outbond exchange.
“BUFS telah mengirimkan mahasiswa selama dua kali periode mulai dari tahun 2020, sebagai balasan dari Sasindo UAD juga mengirimkan mahasiswa selama dua kali periode untuk mengikuti short course ” ujar Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A. selaku Ketua Program Studi Sastra Indonesia saat diwawancari reporter (27/11/22).
Dari kerja sama tersebut, Intan menyebutkan peluang berkuliah di luar negeri terbuka sekali khususnya untuk mahasiswa program studi Sastra Indonesia. Salah satunya melalui skema beasiswa AIMS atau ICT yang diberikan oleh Kemdikbud. Skema jalur mandiri juga tersedia, berkat kerjasama yang telah disepakati kedua program studi sepakat untuk memberikan tuition waive atau penghapusan biaya SPP di kampus masing-masing.
Intan meyampaikan jika ingin mendapat beasiswa AIMS banyak yang harus dipersiapkan, salah satunya tes TOEFL dengan skor 500.
“Biasanya seleksi beasiswa AIMS di awal tahun. Kalau bisa dapat beasiswa ya semuanya beneran gratis, bahkan dapat uang saku. Tapi kalau tidak mau ribet ya bisa pakai uang sendiri, tidak ada syarat TOEFL dan sudah gratis SPP”
Keuntungan menjalin kerja sama dengan universitas lain adalah adanya keringanan biaya. Intan menyebutkan mahasiswa BUFS yang datang pertukaran ke Indonesia tidak membayar biaya kuliah. Pun demikian dengan mahasiswa UAD yang ke sana juga, tidak perlu membayar biaya kuliah. Mereka hanya perlu menyiapkan biaya untuk tiket dan biaya hidup selama satu semester di sana.
Selain pertukaran mahasiswa, Intan juga menyebutkan salah satu program yang tengah digarap saat ini adalah program KKN internasional selama satu bulan.
“Ada program KKN di Seoul, kita kerja sama dengan PCIM Seoul dan mereka bersedia membantu kalau ada yang mau mengikuti KKN Internasional ini,” sebut Intan.
Berbeda dengan program pertukaran yang menyediakan beasiswa, Intan mengatakan KKN internasional ini mahasiswa menyiapkan biaya sendiri.
“Dulu ada dua mahasiswa Sasindo yang mengikuti KKN internasional. Kurang lebih dana yang disiapkan 10 juta rupiah. Dengan jumlah segitu sudah mem-back up semuanya selama satu bulan KKN disana.”
Intan menyampaikan harapannya agar ke depannya Sastra Indonesia UAD tidak hanya menerima mahasiswa dari luar, tetapi juga bisa mengirim mahasiswa ke sana.
“Sebisa mungkin mahasiswa Sastra Indonesia atau UAD bisa memanfaatkan peluang ini baik melalui skema beasiswa maupun jalur mandiri karena benefit yang didapat banyak sekali diantaranya jaringan internasional, pengalaman hidup, mengasah mental, yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa di masa mendatang” ucap Intan. (MNK)

Intan Rawit Sapanti dan peserta 16th AIMS Review Meeting di Yonsei University
Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A. selaku Kepala Program Studi Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan mengikuti serangkaian acara 16th Annual Review Meeting di Korea Selatan pada 2–3 November 2022.
Kegiatan pertama 16th Annual Review Meeting adalah Review AIMS Meeting yang diselenggarakan di The K-Hotel, Seoul.
“Kami melakukan review kegiatan AIMS (Asian International Mobility Student). AIMS ini adalah pertukaran mahasiswa dari negara-negara yang bergabung dalam konsorsium AIMS,” ujar Intan saat diwawancarai reporter (26/11/22).
Intan menyebutkan ada tiga delegasi yang dikirim untuk mengikuti kegiatan 16th Annual Review Meeting tersebut, yakni dari pihak goverment, university, dan ministry of education tiap-tiap negara. Universitas Ahmad Dahlan menjadi satu dari 6 universitas di Indonesia yang menjadi salah satu host kegiatan tersebut.
“Ada dua bidang dimana UAD jadi host-nya, ada Language and Culture, dan Engineering. Language and Culture ada tiga prodi; Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Bahasa dan Sastra Arab. Dari ketiga prodi tersebut, Sasindo terpilih jadi wakil bidang Language and Culture karena hanya dari Sasindo yang mitranya di Korea Selatan, BUFS University. Sedangkan untuk bidang Engineering diwakili fakultas Teknik Industri UAD,” terang Intan.
Kegiatan kedua yang dilakukan dalam acara 16th Annual Review Meeting adalah mengunjungi Yonsei University. Melalui kegiatan tersebut, pihak Yonsei University memaparkan mengenai kegiatan yang dilakukan di Leaving Lab.
“Mereka melakukan sharing kegiatan kelas di leaving lab. Di kelas mereka membuat project, membahas suatu permasalahan dan solusi masalah tersebut di tempat itu.”
Intan menyampaikan bahwa setiap tahun di Korea Selatan ada kompetisi ide, yang mana jika project ide garapan Yonsei University tadi menang, mereka bisa mendapat dana dari sponsor untuk merealisasikan ide mereka.
“Jadi project mereka itu benar-benar project yang bisa diimplementasikan untuk masyarakat. Kegiatan ini hampir samalah dengan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa),” sebut Intan.
Selama mengikuti kegiatan tersebut Intan mengaku tidak mengalami kendala yang berarti.
“Kita kan sudah kenal sama rekan kita dari BUFS University, Prof. Park Gwang Woo dan international office-nya, Ibu Seo Boyoung,” ujar Intan. (MNK)

Penyampaian Materi Workshop Optimalisasi Pengelolaan Website UAD
BSI (Biro Sistem Informasi) UAD menyelenggarakan Workshop Optimalisasi Pengelolaan Web dan Pembuatan Konten Berita/Press Release di Amphiteater FK UAD. Kegiatan selama dua hari ini sebagai upaya awal BSI untuk mengaktifkan website pada tingkat prodi, fakultas, dan unit setelah pergantian nama dari Biskom (Biro Sistem Informasi dan Komunikasi).
“Ini menjadi salah satu stimulus agar website ini bisa tetap aktif. Jadi nanti akan kita monitoring,” terang Kepala Bidang Pengoprasian Sistem Informasi BSI UAD, Ahmad Azhari, S.Kom., M.Eng., dalam Workshop Optimalisasi Pengelolaan Web dan Pembuatan Konten Berita/Press Release Jumat kemarin (25/11/2022).
Kegiatan yang diselenggarakan BSI ini menghadirkan tiga pemateri, yaitu Kepala Urusan Layanan Pengguna, Andi Herwanto, S.Kom, Operations BSI, Eddy Irawan Aristianto, dan Redaktur News UAD, Ardy Priyantoko. Pembahasannya terfokus pada optimalisasi konten web, standarisasi tampilan web profil,security awareness, penyegaran pengelolaan web profil fakultas/prodi, dan penyegaran pembuatan konten berita/press release.
Menurut Azhari, pertemuan dalam kegiatan ini bisa dimanfaatkan untuk berbagi terkait kendala dan penyampaian kebutuhan yang menunjang pengoptimalisasian kebutuhan website. Terlebih bagi website prodi yang masih menggunakan template lama agar segera di koordinasikan.
“Jadi mungkin bisa juga langsung dikoordinasikan dengan kami setelah ini untuk pembuatan templatenya yang baru, sehingga nanti bisa dimigrasikan setelah sudah sesuai.”
Selain itu, Azhari juga menjelaskan jika saat ini BSI sedang mendesain tampilan website yang lebih informatif untuk prodi, fakultas, hingga unit-unit yang ada di UAD.Ia menegaskan hal ini menjadi solusi dalam menghadapi generasi Z sebagai target mahasiswa baru yang lebih dikenal to the point. Oleh karena itu, tingkat kepercayaan juga lebih diperlihatkan ketika ada website resmi yang menunjang informasi lengkap pendukung informasi terbatas pada media sosial populer.
“Dia (generasi Z) lebih suka mencari informasi yang relevan, to the point saja, jadi apa yang mau dicari,ya harus dapat saat itu juga, jika tidak, ya, akan dilepas,”jelasnya.
Terakhir, Azhari menginformasikan akan ada penghargaan pada saat evaluasi selanjutnya untuk pengelola website yang aktif. Ia juga mempersilakan agar peserta workshop bisa melanjutkan diskusi via grup WhatsApp yang sudah dibuatkan.
“Setelah ini kami harapkan tetap ada diskusi, kita sudah ada komunitas di grup WA, silakan yang mau sharing terkait apapun,” pungkasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan humas pengelola website yang ada di UAD, termasuk humas Prodi Sastra Indonesia yang diwakili oleh Dosen Sastra Indonesia, Irwan Suswandi, M. Hum., dan Reporter Prodi, Renzy Rindiani Ibrahim. (Ry)

Prosesi Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua HMPRISAI Periode Kepengurusan Tahun 2022-2023
Muhammad Firhan Hudaya dan Didi Risaldi resmi dilantik sebagai Ketua dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (HMPRISAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) periode kepengurusan tahun 2022-2023 pada (15/11/2022).
Firhan mengaku akan membangun komitmen kepengurusan yang mampu memprioritaskan dan mengerahkan semua kemampuan untuk organisasi. Sebab menurutnya, ketika seseorang sudah memutuskan untuk bergabung dengan suatu organisasi, maka otomatis merelakan diri untuk ikut berkecimpung di dalamnya.
“Nah komitmen kita (pengurus) ini lebih ke skala prioritas si. Jadi kita (pengurus) tu lebih memprioritaskan HMPRSAI daripada kegiatan lain yang mungkin dimiliki tiap-tiap anggota,” terangnya saat dihubungi humas prodi via WhatsApp pada (23/11/2022).
Selain itu, Firhan dan Didi juga menargetkan untuk membranding dan membawa citra yang baik bagi HMPRISAI, serta membangun keharmonisan antar kepengurusan HMPRISAI kepada Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Sasindo, prodi dan himpunan prodi lainya.
“Karena ketika kita (pengurus) sudah harmonis satu sama lain, ya kita (pengurus) bakal enak mau ngejalanin apa yang kita rencanakan,” jelas Firhan.
Terakhir Didi juga berharap meskipun setiap mahasiswa memiliki idealisme tersendiri, tetapi semoga mahasiswa Sastra Indonesia bisa lebih solid dan bisa membangun kerja sama yang baik.
“Aku pikir nggak ada ruginya ko, kalau kita bekerja sama dan menghilangkan batas-batas ego diantara kita,” pungkasnya. (RRI)

Prosesi Pelantikan Pengurus Forkom BIPA DIY Periode Tahun 2022-2024
Kaprodi Sastra Indonesia UAD, Intan Rawit Sapanti, S.Pd., MA resmi dilantik menjadi salah satu pengurus Forum Komunikasi (Forkom) Lembaga Penyelenggara Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode tahun 2022-2024 pada (22/11/2022).
Dikutip dari buku Kuliner Tradisional : Bahan Ajar Pendukung BIPA Bermuatan Lokal Daerah Istimewa Yogyakarta menjelaskan bahwa kondisi ke-BIPA-an di Yogyakarta juga menunjukkan hal-hal positif yang mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia.
DIY telah memiliki banyak lembaga penyelenggara BIPA baik jalur formal maupun nonformal. Bahkan, telah ada jejaring BIPA meliputi Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa bagi Penutur Asing (PPBIPA) dan Forum Komunikasi (Forkom) Lembaga Penyelenggara BIPA.

Dokumentasi Kegiatan
Peserta pelantikan pengurus Forkom BIPA ini sendiri terdiri dari gabungan 20 lembaga penyelenggara BIPA yang ada di Yogyakarta. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Bahasa Yogyakarta ini menjadi salah satu upaya meningkatkan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional sebagaimana termuat dalam Undang-Undang RI Nomor 24 tahun 2009, pasal 44 yang berbunyi:
“Pemerintah meningkatkan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional secara bertahap, sistematis, dan berkelanjutan.” (RRI)

Kegiatan Bedah Buku berjudul Kuliner Tradisional; Bahan Ajar Pendukung BIPA Bermuatkan Lokal Daerah Istimewa Yogyakarta
Bahasa Indonesia kini tengah diupayakan menjadi bahasa internasional. Untuk merealisasikan usaha tersebut, berbagai upaya dikerahkan seperti pengiriman tenaga BIPA ke luar negeri, membuatan buku-buku BIPA, peningkatan kualitas tenaga pengajar BIPA, dan lain sebagainya. Dalam rangka memperkaya bahan ajar pendukung BIPA tersebut, Balai Bahasa Yogyakarta sebagai Unit Pelaksana Teknis Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa 2022 kembali melaksanakan kegiatan bimbingan teknis penyusunan bahan ajar pendukung BIPA bermuatan lokal Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hasil dari bimbingan teknis tersebut diterbitkan dalam bentuk buku berjudul Kuliner Tradisional; Bahan Ajar Pendukung BIPA Bermuatkan Lokal Daerah Istimewa Yogyakarta. Balai Bahasa Yogyakarta pun melaksanakan kegiatan bedah buku tersebut pada 22 November 2022 pukul 09.00 pagi.
Buku Kuliner tradisional ini dibedah oleh Agus Soehardjono, S.S., M.M. Beliau mengapresiasi terbitnya buku ini. Sebab sangat bermanfaat karena dapat menambah amunisi bagi pengajar BIPA krn buku tersebut sudah sesuai stndar penulisan buku ajar. Buku tersebut hadir dengan melibatkan banyak pihak, yakni tiga puluh peserta bimbingan teknis yang dilaksanakan pada tanggal 23-25 Mei 2022 di Ruang Jasmine, Hotel Grand Rohan Jogja.
Dosen Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan, Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum dan Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A menjadi bagian dari peserta bimbingan teknis tersebut dan turut andil dalam penulisan buku ajar tersebut. Tristanti memuat tulisan dengan judul Jangan Ndeso Khas Gunungkidul, sementara Intan menulis tulisan dengan judul Oseng Mercon: Kuliner Pedas Khas Yogyakarta.
Tulisan dalam bahan penyusunan tersebut merupakan suatu proses pemahaman peserta terhadap bagamana menyusun silabus dan pengembangan materi bahan pendukung BIPA bermuatan lokal.
Pada Minggu, 20 November 2022, telah dilaksanakan pertemuan via daring 15 calon mahasiswa berprestasi tingkat prodi Sastra Indonesia UAD bersama dengan Koordinator Pilmapres Tingkat Prodi Sasindo Irwan Suswandi, M.Hum. Tiga angkatan mengikuti pertemuan daring ini, yaitu 2020, 2021, dan 2022.
Melalui pertemuan yang dilaksanakan via Google Meet tersebut, Irwan menyampaikan bahwa persiapan pilmapres (pemilihan mahasiswa berprestasi) untuk prodi Sastra Indonesia bisa dibilang sangat singkat.
“Dua bulan belakangan ini prodi sibuk mengurus administrasi untuk akreditasi dan juga menyiapkan AMI, sehingga persiapan pilmapres sedikit terlambat,” ujar Irwan.

Pengarahan Pilmapres 2022 tingkat prodi memang hanya ditujukan untuk mahasiswa angkatan 2020 dan juga 2021. Meskipun begitu, pada kesempatan kemarin, Irwan turut mengundang beberapa mahasiswa angkatan 2022 dengan harapan bisa memberikan gambaran mengenai pilmapres kepada mereka agar bisa menyiapkan diri untuk persiapan pilmapres tahun selanjutnya.
“Hal ini bertujuan agar prodi kita bisa lebih siap lagi. Mahasiswa angkatan 2022 akan kita bina lebih dalam lagi dengan tujuan agar CV-nya nanti bisa layak bersaing dengan yang lainnya,” papar Irwan.
Setiap prodi memiliki kebijakannya sendiri dalam mempersiapkan mahasiswanya untuk Pilmapres. Setiap prodi akan mengirimkan tiga calon pilmapres untuk kemudian diseleksi tingkat fakultas.
Batas waktu seleksi tingkat prodi pada 23 November 2022, sedangkan seleksi tingkat Fakultas dimulai dari 23 November 2022.
“Pilmapres ini ajang yang cukup ‘bergengsi’ sebagai indikator keberhasilan mencetak mahasiswa. Karena itu besar harapan kita agar Sastra Indonesia bisa mengirimkan satu mahasiswanya di Pilmapres.” (MNK)
Pendaftaran Seminar Proposal Prodi Sastra Indonesia dapat dilakukan dengan mengisi tautan berikut SEMPRO NOVEMBER 2022
Silakan konfirmasi ke Kaprodi setelah mengisi tautan tersebut.

Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Ahmad Yani (Ringroad Selatan) Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille : 0274-564604
Email : prodi[at]idlitera.uad.ac.id
Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa
Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan
Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960
