Workshop Penyusunan Systematic Literature Review Bekali Mahasiswa dalam Pemanfaatan Referensi dan AI
Workshop Penyusunan Systematic Literature Review Bekali Mahasiswa dalam Pemanfaatan Referensi dan AI
Workshop Penyusunan Systematic Literature Review telah dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D. dan Soeharto, S.Pd., M.Pd., Ph.D. sebagai pemateri, serta Dr. Wiwiek Alifah, S.Pd., M.Pd. sebagai moderator.
Workshop diikuti segenap dosen Prodi Sastra Indonesia UAD, serta mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2024 dan 2025. Kegiatan ini membahas strategi penyusunan Systematic Literature Review serta pemanfaatan berbagai teknologi dalam mendukung proses penelitian.
Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya referensi dalam membangun naskah publikasi. Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D. menjelaskan berbagai strategi dalam menentukan referensi yang relevan sekaligus memperkuat argumen dalam naskah. Peserta juga diperkenalkan dengan aplikasi Publish or Perish, yang dapat digunakan untuk menemukan referensi berdasarkan kata kunci dari berbagai basis data, seperti Google Scholar dan Scopus.
Selain itu, peserta diperkenalkan dengan VOSviewer untuk membantu memetakan kata kunci dan melihat keterkaitan antartopik dalam penelitian. Penggunaan kedua piranti tersebut dapat membantu peneliti memperkaya kajian pustaka, melihat perkembangan topik penelitian, serta menemukan celah penelitian (research gap) yang dapat dikembangkan menjadi kebaruan dalam naskah.
Dalam penyusunan Systematic Literature Review, peserta juga diarahkan untuk memperhatikan tren dan urgensi akademik. Ketika suatu topik telah banyak diteliti, naskah perlu menawarkan pembaruan atau memperkaya pembahasan berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya. Sementara itu, AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses penulisan, tetapi data dan referensi penelitian tetap perlu diperoleh dari sumber akademik yang dapat dipertanggungjawabkan, seperti Scopus.
Pada sesi kedua, peserta mempraktikkan proses reviu artikel dengan memanfaatkan Scite dan beberapa tools AI. Peserta diarahkan untuk mengunduh dokumen artikel, memasukkannya ke dalam tools yang digunakan, kemudian menyusun prompt secara jelas sesuai kebutuhan.
Proses parafrasa juga dilakukan secara bertahap. Peserta tidak diarahkan untuk memasukkan seluruh artikel ke dalam AI dan menyalin hasilnya secara langsung, melainkan memilih bagian atau kalimat tertentu untuk diparafrasa. Hasil parafrasa kemudian dibaca dan ditinjau kembali secara berulang untuk memastikan kesesuaian makna dengan sumber aslinya.
Melalui workshop ini, peserta diharapkan dapat memahami bahwa pemanfaatan AI dalam penelitian perlu dilakukan secara bijak. AI dapat membantu mempercepat dan mendukung proses reviu literatur, tetapi pemahaman, kemampuan menilai sumber, serta proses pengecekan oleh peneliti tetap menjadi bagian penting dalam menghasilkan naskah akademik yang berkualitas. (put/sus)


